All site blogs

  • Nina Maryana

    Share ID Kaskus

    Ayo agansista, silahkan share ID Kaskus agan sista donk di sini. Kalo gw : nina_maryana 
  • In a second-floor apartment in the southern Italian town of Santeramo in Colle, a middle-aged woman sat in a black-padded chair this summer, hard at work at her kitchen table. She stitched carefully at a sophisticated woolen coat, the sort of style that will sell for 800 to 2,000 euros ($935 to $2,340) when it arrives in stores this month as part of the fall and winter collection of MaxMara, the Italian luxury fashion brand. But the woman, who asked not to be named for fear that she could lose her livelihood, receives just €1 from the factory that employs her for each meter of fabric she completes. “It takes me about one hour to sew one meter, so about four to five hours to complete an entire coat,” said the woman, who works without a contract, or insurance, and is paid in cash on a monthly basis. “I try to do two coats per day.” The unregulated work she completes in her apartment is outsourced to her from a local factory that also manufactures...
  • By now, Sally and Bennett Shaywitz might have retired to a life of grandchild-doting and Mediterranean-cruising. Instead, the Shaywitzes — experts in dyslexia at Yale who have been married to each other for 55 years — remain as focused as ever on a research endeavor they began 35 years ago. Sally, 76, and Bennett, 79, both academic physicians, run the Yale Center for Dyslexia and Creativity. Their goal is not just to widen understanding of the scientific underpinnings of dyslexia, the most common learning disorder in the United States, but to push for public policies aligned with that knowledge. For years, dyslexia was largely misunderstood as a reading problem that caused children to reverse letters, and often was seen as a sign of laziness, stupidity or bad vision. The Shaywitzes’ work has shown there is no link between dyslexia and intelligence, and that dyslexia is not something one outgrows. Their research has found that it affects one in five...
  • Sungguh berita yang membuat saya pribadi tertawa geli dengan adanya argumen konyol seperti itu. Bagaimana mungkin mereka bisa menganggur ? Mereka bukan menganggur, menurut saya mereka TIDAK MAU BEKERJA. Sebab, setelah lulus SMA Sederajat, mereka menganggap akan mendapat pekerjaan yang standard gajinya minimal UMR, dengan fasilitas yang memadai, 'ngantor' di perusahaan ternama, dan mendapat tunjangan yang bermacam-macam jenisnya. Dan yang kedua adalah, mereka bukan menganggur, karena mereka menunggu masuk kuliah. Jadi saya bisa berasumsi bahwa mereka para pengangguran tersebut menginginkan penghargaan yang sederajat pula dengan yang lebih tinggi level pendidikannya. Anda pasti tahu, zaman sekarang ini banyak pekerjaan-pekerjaan praktis yang tidak membutuhkan modal otak cerdas. Profesi praktis tersebut hanya membutuhkan otot beton, kemauan, niat, dan jiwa produktif. Anda juga pasti tahu terdapat banyak sekali lowongan kerja yang sangat memenuhi koran-koran harian Anda....
  • Threevoz

    Little Maintenance

    Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pada hari ini, karena kami sedang melakukan maintenance dengan sekala kecil. Kami sedang melakukan improvisasi pada sektor performa situs. Tidak ada perihal fitur yang lumpuh hari ini. Hanya mungkin akan terjadi gangguan pada performa situs ini. Secepatnya kami akan segera menyelesaikan maintenance ini. Atas perhatian Anda, kami ucapkan Terimakasih. STATUS : DONE
  • Berjalan sekitar 5 bulan, kami terus berupaya meningkatkan kualitas fitur untuk kenyamanan para Threevozers. Tak lupa kami juga menyematkan fitur-fitur unik pada kala itu. Namun saat ini, kami akan bagikan kepada Anda para Threevozers, fitur-fitur Update Status yang kami kembangkan pada saat itu. Inilah 3 fungsi yang kami kembangkan di fitur Update Status : Update status dengan mood dan emoticon Update status dengan pemutar musik Update status dengan pemutar video   Itulah ketiga fitur yang kami kembangkan di dalam fitur Update Status pada saat itu. Semoga info ini bisa memberikan jawaban kepada Threevozers, khususnya yang panasaran. 
  • Merupakan sebuah kebanggaan tersendiri di saat masyarakat Indonesia menyebut Threevoz adalah Situs Jejaring Sosial Buatan Anak Bangsa. Diluncurkan pada tanggal 3 Maret 2011, dengan nama 3voz. 3voz sendiri memiliki arti yaitu 3 Suara. Pendiri Threevoz terdiri dari 3 anak bangsa Indonesia. Yang mana dari ketiga orang tersebut memiliki tujuan untuk mengembangkan situs jejaring sosial dengan ketiga fungsinya, yaitu : Berbagi, Berinteraksi, dan Berkomunikasi.  Dengan tampilan hitam, putih, dan jingga, 3voz pun diluncurkan dengan bangga. Terdapat pula fitur-fitur yang sangat menarik di dalamnya. Update Status, Blog, Photo Gallery, Video Gallery, Wall, Message, dan Profile. 
  • Kami telah meluncurkan versi terbaru untuk CCIX Lite dan CCIX Pro. Dengan penambahan asset di dalam pasar CCIX. Hal ini kami lakukan untuk pengembangan ke depan di mana masih banyak asset yang belum terpasarkan dengan baik. Kami akan terus berupaya menggaet banyak asset untuk menjadi fitur dari CCIX yang mana hal ini akan membantu pihak penyedia asset dan pihak pembeli asset. 

Latest comments